Pages

Jumat, 02 Agustus 2013

Rangkuman IBD

BAB I

Tinjauan Tentang Ilmu Budaya Dasar

A. Pendahuluan

Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah yang mengajarkan nilai-nilai, kebudayaan, dan berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupannya sehari-sehari. Ilmu Budaya Dasar sangat diperlukan sekali pada sistem pendidikan di Indonesia, terutama pada tingkat perguruan tinggi. Tidak dapat dihindari, bahwa ruang lingkup pendidikan di Indonesia amat sempit dan lebih banyak membuat para lulusan perguruan tinggi yang tidak berpandangan luas. Mereka relatif terlalu mengesampingkan bidang-bidang yang lain. Mereka memang tidak harus ikut dalam bidang-bidang lain, karena telah mempunyai bidangnya sendiri. Namun, ini membuat mereka seakan-akan buta akan bidang yang lain.

Oleh karena itulah kegunaan mata kuliah ini sangat diharapkan. Agar dapat membuat para akademisi dapat lebih lancar dalam berkomunikasi dan memperbaiki pendidikan khususnya.Dengan kelancaran berkomunikasi pula akan memperlancar pelaksanaan pembangunan dalam berbagai bidang.

Dengan mempelajari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar, mahasiswa diharapkan memiliki pengetahuan yang luas tentang berbagai kebudayaan di Indonesia dan menimbulkan minat untuk mempelajarinya lebih lanjut. Dengan demikian mahasiswa dapat mengembangkan kebudayaannya sendiri dengan cara-cara yang lebih kreatif dari sebelumnya. Selain itu sikap moral juga sangat dibutuhkan untuk melengkapi mahasiswa dengan pengalaman yang luas dan tidak bergantung kepada orang lain.

B. Ilmu Budaya Dasar sebagai bagian dari mata kuliah dasar umum

Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu komponen dari sejumlah mata kuliah dasar umum (MKDU) yang merupakan mata kuliah wajib disemua perguruan tinggi. Secara khusus mata kuliah dasar umum bertujuan untuk menghasilkan warga negara sarjana yang berkualifikasi yang :

1.                   Berjiwa pancasila sehingga segala keputusan dan tindakannya mencerminkan pengamalan nilai-nilai pancasila dan memiliki integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
2.                   Taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya.
3.                   Memiliki wawasan komprehensif dalam menyikapi permasalahan hidup.
4.                   Memiliki wawasan kebudayaan yang luas tentang kehidupan bermasyarakat.
C. Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Secara singkat Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “The Humanities”. Istilah Humanities sendiri berasal dari bahasa latin Humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus.

Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :

1. Ilmu-ilmu Alamiah

Ilmu-ilmu alamiah bertujuan untuk mengetahui keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya adalah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitiannya 100 % benardan 100 % salah. Yang termasuk ilmu-ilmu alamiah antara lain adalah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika, dan lain-lain.

2. Ilmu-ilmu Sosial

Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan yangt terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hasil penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Karena keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat.Yang termasuk ilmu-ilmu social antara lain adalah ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dan lain-lain.

3. Pengetahuan Budaya

Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pernyataan-pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Metode ini tidak ada hubungannya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.

D. Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dan budaya, mengusahakan agar mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan negara ahli dalam bidang disiplin masing-masing, serta mengusahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain.

E. Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar  

Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditentukan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. Kedua masalah pokok itu adalah :

1.                   Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya, baik dari segi masing-masing keahlian didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.

2.                   Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Dalam menghadapi lingkungan alam, sosial dan budaya, manusia tidak hanya mewujudkan kesamaan-kesamaan, akan tetapi juga ketidakseragaman yang diungkapkan secara tidak seragam, sebagaimana yang terlihat ekspresinya dalam berbagai bentuk dan corak ungkapan, pikiran dan perasaan, tingkah laku, dan hasil kelakuan mereka.


BAB II
Manusia dan Kebudayaan

Manusia
Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ).  Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan ( politik ). Dan lain sebagainya.

Hakekat Manusia :
-Mahluk ciptaan Tuhan yagn terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh
-Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan denan mahluk lainnya
  mahluk biokultural yaitu mahluk hayati yagn budayawi
-Mahluk Ciptaan Tuhan yagn terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena      kemampuan bekerja  dan berkarya

Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari  karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepntingan masyarakat.

BAB III
Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusastraan
IBD, yang semula dinamakan basic humanities, beasal dari bahsa inggris the humanities. Istilah ini berasal dari bahsa latin humanus yang berarti manusiawi, berbudaya, berbudaya dan halus.dengan mempelajari the humanitiesorang akan menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebiih halus. Untuk menjadi homo humanus, manusia harus mempelajari ilmu yaitu humanities, pada umumnya mencakup filsafat, teologi ,seni dan cabng-cabangnya termasuk sastra, sejarah, dan cerita rakyat. Hampir disetiap jaman, seni termasuk sastra memegang peranan penting dalam the humanities. Ini terjadi karena seni merupakan ekspresi nilai-nilai kemanusiaan, dan bukannya formulasi nilai-nilai kemanusiaan seperti yang terdapat dalam filasafat atau agama.


BAB IV
Manusia dan Cinta Kasih

Pengertian Cinta Kasih
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya WJS Poerwadarminta. Cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayagn (kepada). Ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya sedangkan kata kasih artinya perasaan saying atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (saying) kepada seseorang yang disertai menaruh belas kasihan.

Wujud Cinta Kasih terdiri dari:
a. Kasih Sayang
b. Kemesraan
c. Pemujaan
d. Belas Kasihan

BAB V
Manusia dan Keindahan

Keindahan
Kata keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keidahan identik dengan kebenaran. Keindahan kebenaran dan kebenaran adalah keindahan. Keduanya mempunyai nilai yang sama yaitu abadi, dan mempunyai daya tarik yang selalu bertambah. Yang tidak mengandung kebenaran berarti tidak indah. Keindahan juga bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perseorangan, waktu dan tempat, kedaerahan, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Apakah keindahan Itu ?
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beuty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni keindahan dalam arti luas
keindahan dalam arti estetis murni keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan

BAB VI
Manusia dan Penderitaan

Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya  menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan termasuk realitas manusia dan dunia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat, ada yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat-tidaknya intensitas penderitaan. Suatu pristiwa  yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain. Dapat pula suatu penderitaan merupakan energi untuk bangkit kembali bagi seseorang, atau sebagai langkah awal untuk mencpai kenikmatan dan kebahagiaan.

BAB VII
Manusia dan Keadilan

Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan sebagai titik tengah antara kedua ujung ekstrem yang terlalu banyak dan terlalu sedikit.
Macam-macam Keadilan :
- Keadilan legal atau keadilan moral.
- Keadilan distributive.
- Keadilan komutatif.
Kejujuran atau jujur artinya apa-apa yang dikatakan seseorang sesuai dengan hati nuraninya, apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan yang ada. Kenyataan yang ada itu adalah kenyataan yang benar-benar ada.
Kecurangan atau curang identik dengan ketidakjujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar.Pembalasan ialah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang.

BAB VIII
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP


1.        Pengertian pandangan hidup dan ideologi

Pengertian Pandangan Hidup
Pandangan Hidup adalah Konsep atau cara pandang manusia yang bersifat mendasar tentang diri dan dirinya. Pandangan hidup berarti pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup didunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah berdasarkan waktu dan lingkungan hidupnya. Dengan demikian, pandangan hidup bukanlah timbul seketika ataupun dalam waktu yang singkat, melain dalam waktu yang lama dan proses terus menerus sehingga hasil pemikiran tersebut dapat di uji kenyataannya, serta dapat diterima oleh akal dan diakui kebenarannya. Dan atas dasar tersebut manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang dapat disebut sebagi pandangan hidup.
Ada beberapa macam sumber pandangan hidup, yaitu :
1.         Pandangan hidup yang bersifat mutlak, yang berasal dari agama.
2.         Pandangan hidup menurut ideology yang disesuaikan dengan kebudayaan dan adat  tempat ia tinggal.
3.         Pandangan hidup yang berasal dari renungan pada diri manusia itu sediri.
Pandangan hidup seorang muslim
Pandangan hidup seorang muslim, dapat dikaitkan dengan pedoman atau amalan-amalan yang diberikan nabi untuk umatnya dalam agama islam. Pandangan seorang muslim ialah tidak patah semangat dalam menjalani hidup dan mencoba untuk berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi.
Ideologi
IDEOLOGI berasal dari kata idea ( inggris ) yg berarti gagasan, dan oida berasal dari ( yunani ) yg berarti mengetahui,melihat dengan budi.serta kata logi yg berasal dari yunani  ( LOGOS ) yg artinya pengetahuan. Jadi, Ideologi merupakan Pengetahuan tentang gagasan gagasan tentang ide-ide ,sciense of ideas atau juga ajaran tentang pengertian pengertian dasar.

Hak Ideologi ada dua, yaitu :
1.     Hak memperoeh kebebasan
2.     Hak memperoleh perlindungan sebagai warga negara

2.        Cita - cita
Cita-Cita yaitu keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada didalam pikiran. Baik keinginan, harapan, maupun tujuan merupakan apa yang ingin diperoleh seseorang pada masa depan.
Masa depan yaitu pandangan hidup yang akan datang. Dengan kata lain Cita-cita merupakan keingina, harapan dan tujuan manusia yang makin  tinggi tingkatannya.
Cita-cita yang belum terpenuhi bisa disebut dengan angan-angan.

Contohnya, ada seorang anak yang bercita-cita ingin menjadi seorang polisi namun ia tidak pernah bersekolah, tidak mau berfikir tidak mau bekerja keras ataupun usaha untuk mencapai cita-citanya. Contoh ini merupakan  dari angan - angan.

3.        Kebajikan
Kebajikan adalah perbuatan yang dapat mendatangkan suatu kebaikan. Yang didorong oleh suara hati.
Jadi kebajikan dilandasi oleh perbuatan baik, yang dibarengi oleh tingkah laku manusia.
Faktor-faktor yang menetukan tingkah laku seseorang adalah dimana lingkungan tempat ia tinggal dan pergaulan sehari-hari orang tersebut.

4.        Usaha / Perjuangan
Usaha atau Perjuangan merupakan kerja keras  untuk mewujudkan cita-cita yang ingin dicapai. Setiap manusia harus bekerja keras untuk melangsungkan hidupnya. Sebagian hidup manusia dapat dikatakan merupakan sebuah usaha dan perjuangan untuk dapat hidup dan ini semua sudah merpakan kodrat dari yang Maha Kuasa. Tanpa adanya usaha dan perjuangan manusia tidak dapat hidup dengan sempurna.

Ayat tentang usaha :
QS. Al-Jumu'ah [62] : ayat 10
[62:10] Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.

5.        Keyakinan atau Kepercayaan
Keyakinan atau Kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup seseorang yang berasal dari akal ataupun kekuasaan Tuhan.

BAB IX
Manusia dan tanggung jawab

Tanggung jawab adalah keadaan wajib menanggung  segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya. Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja, tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya.
Macam-macam tanggung jawab yaitu :
·         Tanggung jawab terhadap diri sendiri.
·         Teanggung jawab terhadap keluarga.
·         Tanggung jawab terhadap masyarakat.
·         Tanggung jawab terhadap bangsa/negara.
·         Tanggung jawab terhadap tuhan.
Pengabdian dan pengorbanan
Wujud tanggung jawab juga berupa pengabdian dan pengorbanan. Pengabdian dan pengorbanan adalah perbuatan baik untuk kepentingan manusia itu sendiri.
Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, dan juga kasih sayang. Pengabdian itu pada hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, lain halnya jika membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja.
Pengorbanan berasal dari kata korban yang artinya persembahan untuk menyatakan kebaktian. Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kita membaca atau mendengarkan khotbah.

BAB X
TUGAS IBD : MANUSIA DAN KEGELISAHAN

Kegelisahan berasal dari kata gelisah, yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu rnerasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan. Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mundar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala, memandang jauh ke depan sambil mengepal  ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan lain-lain. Mengatasi kegelisahan ini pertama-tama harus mulai dari diri kita sendiri, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga segala kesulitan dapat kita atasi.
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Ketidak pastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu, tidak dapat ditentukan, tidak tahu, tanpa arah yang jelas, tanpa asal-usul yang jelas.

BAB XI
MANUSIA DAN HARAPAN
1.        Pengertian Harapan

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya.

Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing. Misalnya, Budi hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan terkadang akan berakibat menjadi tertawaan orang banyak seperti pribahasa “Si pungguk merindukan bulan”, walaupun tidak ada yang tidak mungkin didunia ini bila Tuhan berkehandak.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat terwujud, maka diperlukan usaha dengan sungguh – sungguh, berdoa dan pada akhirnya bertawakal agar harapan itu dapat terwujud.

Persamaan Harapan dan Cita – Cita

Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.

Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi.

Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.

Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.
Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya.

Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.
Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik ataumeningkat.
                                                                                                                                                                                     


Referensi :         
 http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/ilmu_budaya_dasar/


Manusia dan Cinta Kasih

Manusia dan Cinta Kasih
A. Pengertian Manusia
Manusia, adalah makhluk sosial. Yang berarti manusia saling membutuhkan satu sama lain dengan saling ketergantungan dan saling menguntungkan terhadap sesama. Manusia merupakan makhluk yang diciptakan dengan kemampuan akal yang istimewa dari makhluk lainnya, dengan akal tersebut, manusia dapat berpikir, apa yang harus mereka lakukan, apa yang mereka perlukan, mengapa mereka harus melakukan sesuatu hal. Semua itu dikarenakan manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan sebuah akal serta perasaan untuk saling melengkapi satu dengan yang lainnya.
B. Pengertian Cinta Kasih
Pengertian tentang cinta juga diungkapkan oleh Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul Segitiga Cinta, bukan cinta segitiga. Dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur yaitu keterikatan, keintiman, kemesraan.
1. Keterikatan yaitu adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
2. Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia, dst.
3. Kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kengen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang mengatakan sayang, saling mencium, merangkul, dsb.
Setelah diberikan uraian tentang cinta sejati oleh tiga ahli di atas, berikut ini akan dijelaskan masalah kasih. Telah dikemukakan bahwa kasih adalah perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasih.
Selain pengertian yang dikemukakan oleh Dr. Sarlito, lin halnya pengertian cinta yang dikemukakan oleh Dr. Abdullah Nasih Ulwan, dalam bukunya manajemen cinta. Cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang.
Di dalam kitab suci Al-Qur’an, ditemui adanya fenomena cinta yang tersembunyi di dalam jiwa manusia. Cinta memiliki tiga tingakatan : Tinggi, menengah dan rendah. Tingkatan cinta tersebut diatas adalah berdasarkan firmn Alloh dalam surah At-Taubah ayat 24 yang artinya :
Katakanlah : “ jika bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, istri-istri keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai; adalah lebih kamu cintai dari pada Allah dan Rasulnya dan berjihad di jalannya,maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusannya. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.”

Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah dan berjihad di jalan Allah. Cinta tingkat menengahh adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cint yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta, dan tempat tinggal.
CINTA MENURUT AJARAN AGAMA:
1. Cinta Diri
Cinta Diri erat kaitannya dengan dorongan menjaga diri. Al-Qur’an telah mengungkpkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya sendiri ini, kecenderungannya untuk menuntut segala sesuatu yang bermanfaat dan berguna bagi dirinya, dan menghindari diri dari segala sesuatu yang membahayakan kesalahan dirinya, melalui ucapan Nabi Muhammd SAW, bahwa seandainya beliau mengetahui hal-hl gaib, tentu beliau akan memperbanyak hal-hal yang baik bagi dirinya dan menjauhkan dirinya dari segala keburukan.
2. Cinta Kepada Sesama Manusia
Agar manusia dapat hidup dengan penuh keserasian dan keharmonisan dengan manusia lainnya, tidak boleh tidak ia harus membatasi cintanya pada diri sendiri dan egoismenya. Allah ketika member isyarat tentang kecintaan manusia pada dirinya sendiri, seperti yang tampak pada keluh kesahnya apabila ia tertimpa kesusahan dan usahanya yang terus menurus untuk memperoleh kebaikan serta kebakhilannya dalam memberikan sebagian karunia yang diperolehnya, setelah itu Allah langsung memberi pujian kepada orang-orang yang berusaha untuk tidak berlebih-lebihan dalam cintanya kepada diri sendiri dan melepaskan diri dari gejala-gejala itu.
3. Cinta Seksual
Cinta erat kaitannya dengan dorongan seksual. Sebab ialah yang bekerja dalam melestarikan kasih sayang, keserasian, dan kerjasama ntara suami dan istri. Ia merupakan factor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga :
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaannya ialah dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi yang berpikir. “QS, Ar-Rum, 30:21)
Dorongan seksual melakukan suatu fungsi penting, yaitu melahirkan keturunan demi kelangsungan jenis. Lewat dorongan seksual terbentuk keluarga.
4. Cinta Kebapakan
Mengingat bahwa antara ayah dengan anak-anaknya tidak terjalin oleh iktan-ikatan fisiologis seperti yang menghubungkan si ibu dengan anak-ankanya, maka para ahli ilmu jiwa modern berpendapat bahwa dorongan kebapakan bukanlah dorongan fisiologis seperti halnya dorongan keibuan, melaikan dorongan psikis.
Cinta kebapakan dalam Al-Qur’an diisyaratkan dalam kasih nabi Nuh as. Betapa cintanya ia kepada anaknya, tampak jelas ketika ia memanggilnya dengan penuh rasa cinta. Kasih sayang, dan belas kasihan, untuk naik ke perahu agar tidak tenggelam ditelan ombak :
“…Dan nuh memanggil anaknya – sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil – : “Hai…anakku, naiklah (kekapal) bersama kami dan janganlah kamu berada bersama-sama orang-orang yang kafir”.(QS, Yusuf, 12:84)
5. Cinta Kepada Rasul
Cinta kepad rasul, yang ditulis Allah sebagai rahmh bagi seluruh alam semesta, menduduki peringkt ke dua setelah cinta kepada Allah. Ini karena Rasul merupakan ideal sempurna bagi manusia baik dalam tingkah laku, moral, maupun berbagai sifat luhur lainnya.
Kasih Sayang
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S.Poerwardarminta adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sadar dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, saling pengertian, saling terbuka, sehingga keduaanya merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.

• KEMESRAAN
Kemesran berasal dari kata mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.
Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang mendalam. Filsuf Rusia, Salovjef dalam bukunya kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, is terlempar keluar dari cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain”.
Kemampuan mencintai memberi nilai hidup kita, dan menjadi ukuran terpenting dalam menentukan apakah kita maju atau tidak dalam evolusi kita.
Dari uraian di atas terlihat betapa agung dan sucinya cinta itu. Bila seorang mengobral cinta, maka orang itu termasuk nilai cinta, yang berarti menurunkan martabat dirinnya sendiri. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
• PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini ialah karena pemujaan kepada tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.
Tuhan adalah pencipta, tetapi tuhan juga penghancur segalanya, bila manusia mengabaikan segala perintahnya. Karena itu ketakutan manusia selalu mendampingi hidupnya dan untuk menghilangkan ketakutan itu manusia memujanya. Dalam surat Al-Mu’minin ayat 98 dinyatakan,” Dan aku berlindung kepada mu. Ya tuhanku, dari kehadirannya di dekatku.
Karena itu jelaslah bagi kita semua, bahwa pemujaan kepada tuhan adalah bagian hidup manusia, karena Tuhan pencipta semesta termasuk manusia itu sendiri. Dan penciptaan semesta untuk manusia.
Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya. Mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukkan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekutangan yang ada padanya, dan lain-lain.
C. Hubungan Manusia dan Cinta Kasih
Perasaan tersebut adaah sebuah cinta kasih terhadap sesama makhluk hidup. Cinta kasih yang berarti manusia merasa saling memeiliki, membutuhkan orang lain, dan secara ikhlas serta datang dari lubuk hatinya yang terdalam untuk menujukkan dirinya ada dan dapat berguna bagi orang lain serta dapat memiliki perhatian dari sesamanya. Cinta kasih manusia tidak dilihat dari materi, namun manusia harus dapat menyadari bahwa dirinya membutuhkan serta dibutuhkan orang lain baik secara lahir maupun batin. Manusia yang berbudaya, akan selalu merasa bahwa dirinya adalah bagian dari orang lain yang ikut melengkapi terjalinnya sebuah kesinambungan kebudayaan dengan hubungan saling ktergantungan antara sesama manusia. 
Budaya dapat menjadi jembatan untuk manusia saling merasakan sebuah ikatan yang tidak terlepas dari sebuah kata cinta kasih dan kasih sayang. Kebudayaan daapt mengikat suatu persaudaraan yang mana walaupun terdapat banyak kebudayaan yang beragam, khususnya di Negara Indonesia, budaya dapat menjadi suatu tolak ukur sejauh mana seorang manusia atau warga Negara dapat mencintai perbedaan yang ada di antara mereka, sehingga terjadi rasa saling memiliki dan juga saling mempunyai suatu budaya dan aspek-aspek yang terdapat di dalamnya.
Kebudayaan, dengan hubungannya dengan cinta kasih manusia contohnya adalah :
• Memakai produk buatan dalam Negeri sebagai rasa bangga dan rasa memiliki kualitas Bangsa sendiri agar dapat mejadi suatu tolak ukur sejauh mana mencintai Negaranya dan sejauh mana menghargai orang-orang yang susah payah membuat produk yang berkualitas hasil karya anak Negeri
• Ikut membela ketahanan Negara dengan selalu menerapkan perilaku yang sesuai dengan adat isitiadat serta kebudayaan sehari-hari Bangsa Indonesia, karena hal tersebut sama saja dengan menghargai orang-orang di sekitar lingkungan tempat kita berperilaku, agar tidak terjadi kesalahpahaman dan ada rasa peduli terhadap orang lain yang berkebudayaan sama
• Tidak meremehkan atau emandang sebelah mata sebuah kebudayaan, karena kebudayaan adalah hal penting yang muncul atau tercipta dari daya cipta, rasa, dan karsa manusia. Dengan demikian setiap budaya memiliki makna sendiri dan kita tidak boleh meremehkannya agar dapat tercipta suatu saling pengertian antara sesama manusia
• Membantu orang lain yang membutuhkan dan menolong orang lain sesuai dengan adat isitiadat atau kebudayaan Indonesia yang dikenal baik budia serta ramah tamahnya, agar keberadaan kita bisa menjadi sesuatu yang bermanfaat bagi diri orang lain
Suatu kebudayaan memiliki suatu aspek atau poin tersendiri dimana budaya tersebut mngedepankan aspek saling mengerti, saling memhami, serta saling berketergantungan, yang akhirnya dapat menimbulkan dan membuat suatu hubungan yang disebut dengan kasih sayang. Manusia dan hubungannya dengan cinta kasih tidak dapat dipisahkan, karena manusia tidak akan dapat hidup seorang diri tanpa adanya orang lain. Manusia kaan selalu memerlukan orang lain, baik itu pertolongan, perhatian, kepedulian, serta segala sesuatu yang pada akhirnya menimbulkan rasa untuk saling menjaga dan melengkapi. 
Cinta kasih dan kasih sayang adalah satu kesatuan yang menjadi unsur mengapa manusia saling membutuhkan. Manusia saling membutuhkan untuk mengisi hidupnya agar hidupnya dapat berjalan sesuai dengan keinginan dan harapan mereka. Manusia tidak luput dari kata cinta kasih, manusia adalah makhluk sosial yang sangat rentan dengan apa yang disebut dengan kaish sayang. Kasih sayang terhadap sesame kahluk ciptaan Tuhan, dengan segala berkah serta rahmat dari-Nya untuk dapat berkomunikasi dan juga untuk dapat berinteraksi sehingga timbul adanya suatu kesatuan antara mereka. 
Manusia dan cinta kasih, merupakan sesuatu yang tak dapat dipisahkan. Seorang manusia harus mengetahui dengan benar apa hakikat dari cinta kasih, yaitu salin peduli, saling perhatian, memberikan manfaat, memberikan perubahan bersama, dan tidak adanya dinding atau pembatas antara satu dengan yang lainnya. 
Kemampuan mannusia untuk berpikir dengan akal yang dimilikinya membuat dirinya dapat membedakan mana yang cinta kasih secara ikhlas dan mana yang tidak. Terkadang manusia dapat membohongi orang lain, namun sebuah cinta kasih tidak dapat dibohongi bila sudah berurusan dengan masalah hati nurani. Manusia dapat dilihat baik atau buruknya serta wataknya dari bagaimana mereka mencintai, peduli, dan mau mendedikasikan sesuatu untuk kepentingan bersama. Suatu kebudayaan akan menimbilkan cinta kasih terhadap sesama manusia bila makna dan hakikat dari budaya tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh manusia, yaitu bagaimana mereka mengerti bahwa budaya diciptakan dari perasaan manusia untuk kehidupan ke arah yang lebih baik.
Hubungan baik antar manusia akan menciptakan suatu kesatuan yang diwujudkan dengan adanya ikatan. Ikatan tersebut bisa berupa suatu organisasi, atau kelompok. Organisasi yang paling kecil adalah sebuah keluarga, dimana keluarga tersebut memiliki tujuan bersama untuk kehidupan sehari-hasi, dan keluarga tersebut memiliki cita-cita yang sama untuk kemakmuran, dan kesejahteraan keluarganya. Selain itu, ada kelompok-kelompok yang memiliki tujuan bersama misalnya saja sebuah partai politik, anggota dari sebuah pratai politik pastinya memeiliki tujuan bersama yang sesuai dengan kesepakatan. Yang dengan begitu disini terjadi suatu kebudayaan, dimaan anggota dan juga pemimpin partai akan berusaha agar segala cita-cita dan tujuan awal dibentuknya awal tersebut akan diwujudkan dari adanya usaha bersama walaupun terdapat banyak perbedaan di antara mereka. 

Referensi :
• http://satriowisnu.blog.com/2010/04/18/manusia-dan-cinta-kasih-tugas-ibd/
• http://rendisigma.multiply.com/journal/item/19/HIDUP_UNTUK_SESAMA_Manusia_dan_Cinta_Kasih
• http://wikipedia.com/

Cerpen

Catatan Cinta pada Pusara (cerpen)
April 19, 2012 at 8:30pm
Malam perpisahan sebuah sekolah menengah atas.

Sepasang muda-mudi berbincang di salah satu sudut ruangan yang riuh oleh siswa-siswi yang merayakan kelulusannya. Simfoni, atau yang akrab disapa Oni, berdiri dengan wajah muram di hadapan sang kekasih.

“Jangan sedih, sayang...” ucap Daniel, lelaki tampan yang berhasil memenangkan hati Oni sejak beberapa bulan yang lalu, seraya memegang dagu dan menengadahkan kepala gadis yang dikasihinya tersebut.

“Kamu serius?” tanya Oni. Mata yang menampung bendungan emosi itu menatap tajam lawan bicaranya.

“Iya, aku sudah bilang sebelumnya bukan? Aku ingin melanjutkan kuliahku di Jerman. Maafkan aku...” diusapnya pipi gadis itu.

Namun sang gadis menepis tangan yang mendarat di pipinya seraya berkata, “tapi kamu tidak bermaksud untuk mengakhiri hubungan ini bukan?” tanyanya penuh harap.

Daniel tersenyum seraya mengusap rambut Oni yang tergerai indah menyempurnakan penampilannya yang dibalut gaun pendek berwarna putih. “Tentu tidak. Kita masih dapat berkirim pesan melalui jejaring sosial bukan? Aku harus pergi sekarang, aku harap kamu mengerti dan dapat bersabar menanti aku kembali. Jangan takut, sayang. Aku akan tetap menyayangimu” lelaki itu mencium kening Oni dan meninggalkan gadis itu sendiri di sana.

Ditatapnya punggung lelaki yang semakin menjauh itu. “Aku juga sayang kamu” ucapnya lirih. Tak kuasa menahan segala rasa yang tumpah ruah dalam dada, maka Oni pun mengalihkan pandangannya. Matanya lurus menembus jendela dan menatap langit di luar sana. Kumpulan bintang seolah tersenyum menghibur satu hati yang gundah. Sebutir air mata dari sudut mata kanannya meluncur dengan sempurna membasahi pipinya. Dipejamkan matanya sejenak, ditariknya nafas dalam-dalam, lalu dihembuskannya perlahan. Mencoba menenangkan gejolak dalam hatinya, namun tampaknya tak cukup berhasil.

Di satu sisi dia tak ingin kehilangan orang yang sangat disayanginya, namun di sisi lain dia harus meredam keegoisannya agar tak berkuasa. Terjadi pertempuran hati di dalam sana. Seandainya waktu dapat dihentikan dengan mudahnya, dia ingin tetap berada di saat dia masih dapat menggenggam erat tangan sang kekasih dan tak akan pernah dilepaskannya lagi. Saat-saat yang amat tak diinginkannya pun akhirnya datang menghampiri. Dia telah terbiasa menjalani harinya bersama Daniel, sanggupkah dia ditempatkan dalam keadaan seperti ini? Biarlah waktu yang menjawabnya. Satu hal yang terus dia tanamkan dalam dirinya, “tugasku sekarang adalah menjaga supaya perasaan ini tetap begini dan tidak berubah”.

###

Berpijak pada satu titik, menanti sebuah senyuman
Berdendang alunan nada menjemukan di balik kesunyian
Gemericik air buyarkan sebuah lamunan
Semu seolah nyata
Aku berdiri menopang satu harapan yang tak kunjung datang
Tetap bertahan atu kembali ke peraduan?
Hening…
Duniaku hilang entah kemana
Ingin mencari namun tak tau tujuan
Langkah kaki yang ku rindukan telah lama tak ku dengar
Bahkan hembusan angin pun dapat menyemarakkan hariku
Terlalu sunyi…
Hanya aku dan semua anganku yang melambai-lambai di atas awan
Aku…
Pemimpi kecil yang menantikan sang pangeran

Setahun berlalu setelah pertemuan terakhirnya dengan Daniel. Oni berdiri menghadap jendela kamarnya menatap langit malam yang datang merangkak diiringi dengan senyuman hangat sang rembulan. Ditutupnya tirai jendela itu dengan wajahnya yang lesu. Lalu langkah gontainya tertuju pada satu titik di hadapannya, meja belajar. Duduklah dia di belakang meja itu berhadapan dengan laptop kesayangannya. Jemari lentiknya menari dengan lincah membuka sebuah akun facebook miliknya. Tak ada kabar apapun dari sang pujaan hati. Dia mengingkari janjinya.
Ditulisnya sebuah pesan untuk lelaki itu:

Satu tahun tanpa hadirnya kamu dan tanpa kabar apapun dari kamu. Mana janji kamu? Apa kamu sudah melupakan aku?

Hhh... adakah yang lebih menyesakkan lagi daripada mengakhiri hubungan indah tanpa sebuah kepastian bahkan tanpa sepatah kata pun? Oni merebahkan tubuhnya yang terasa amat lelah. Lama... Lama... Dan dia pun mulai terlelap. Membuka sebuah gerbang alam bawah sadar dengan harapan yang sama, mendapat sebuah kepastian.

###

Pukul 09:43, Oni berlari menyusuri koridor kampus yang tampak lengang dengan sesekali melirik jam di pergelangan tangan kirinya. Berharap detik jam dapat berhenti dan waktu membeku saat itu juga. Langkahnya terhenti tepat di depan sebuah ruangan yang begitu hening. Masih dengan nafasnya yang terengah-engah itu, dia mengintip ke dalam ruangan tersebut melalui jendela. Tak lama kemudian dia mendengus kesal dan memalingkan wajahnya untuk beranjak pergi dari ruangan itu. Terlambat. Pak Umar, dosen yang mengagung-agungkan kedisiplinan itu, telah berdiri tegak berceloteh di depan para mahasiswa yang tampak acuh tak acuh. Percuma berusaha untuk masuk karena tak akan diperbolehkan.

Langkah kakinya itu menuntun sang pemilik menuju ke suatu tempat. Taman kampus. Dia duduk di bawah pohon besar yang dengan sukarela melindunginya dari cuaca yang terik. Pikirannya melayang melewati waktu demi waktu ke belakang. Lagi-lagi Daniel muncul dalam benaknya. Saat-saat indah dengan seragam putih abu-abunya. Ingin kembali pada masa itu tanpa harus berhadapan dengan perpisahan. Namun gadis itu tak memiliki kuasa, waktu terus bergulir dan dia telah menanggalkan seragam kebanggaannya. Kenangan masa lalu yang indah namun begitu menyakitkan.
Sesak. Dia berusaha mengalihkan pikirannya. Dibukanya laptop yang selalu menemaninya itu dan kembali dibukanya akun facebook miliknya. Satu pesan! Harap-harap cemas, dibukanya pesan tersebut. Dari Daniel! Tapi...

Kamu siapa?

Deg! Apakah Daniel benar-benar telah melupakan Oni? Mungkinkah? Air matanya luruh secara tiba-tiba tanpa harus diperintah. Jemarinya bergetar seolah kehilangan daya untuk bergerak. Nafasnya tertahan, jantungnya seolah berhenti berdetak. Hatinya mulai bergemuruh, sesuatu yang lain dirasakannya sekarang. Tidak beres! Dia membuka daftar obrolan dan didapatinya nama Daniel di sana. Setelah sekian lama, akhirnya Daniel muncul juga. Oni memberanikan diri untuk membuka obrolan terlebih dahulu.

“Daniel?”

“Kamu siapa?”

“Oni, kamu lupa?”

“Maaf, Oni siapa?”

“Aku pacar kamu, kamu benar-benar lupa? Mana janji kamu dulu?”

Lima menit… Sepuluh menit… Lima belas menit… Tak ada balasan. Inikah kepastian yang dinantikannya itu? Beginikah? Hancur! Bongkahan harapan itu seolah melebur seiring dengan terbukanya sebuah tabir misteri yang lama tak terungkap. Daniel off dan kembali menghilang.

Ini bukan kepastian, bukan! Dan ini juga bukan akhir! Ada sesuatu di balik semua ini, pasti! Daniel itu pelangi yang selalu menghiasi hari-harinya. Dan simfoni yang indah tak kan sempurna tanpa hadirnya warna-warni sang pelangi. Entah dari mana datangnya kekuatan besar tumbuh dalam dirinya. Mungkin karena rasa itu. Rasa yang begitu sakral. Cinta. Berawal dari sebuah keindahan dan harus berakhir dengan keindahan pula.

###

Waktu berjalan seiring dengan gerak tubuh yang semakin lunglai. Tak ingin dan tak pernah ingin menyalahkan takdir atas pertemuan di masa yang lalu. Entah disadari ataupun tidak, namun penyesalan itu datang menyapa. Semuanya terasa samar-samar. Memori masa lampau yang perlahan pergi menjauh dan semakin menjauh.

Daniel telah kembali setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan di luar negeri. Wajahnya pucat pasi, tatapan matanya kosong seolah tak memiliki harapan apapun. Sang kakak, Nindy, menopang tubuh yang lemas itu dan membaringkannya di tempat tidur. Daniel terpejam dan sang kakak hanya memandangi wajah adiknya itu dengan sesekali menyeka air matanya yang hampir terjatuh.

“Kamu pantas bahagia” ucap sang kakak seraya mengusap lembut rambut ikal di hadapannya.
Nindy pergi dengan satu tujuan, menemui Oni. Dihubunginya beberapa sahabat Daniel semasa SMA untuk mencari keberadaan Oni. Beruntunglah karena tak sulit rupanya untuk menemui gadis tersebut. Sesampainya dia di rumah Oni, tanpa basa-basi Nindy pun segera mengutarakan maksud dan tujuannya.

“Maaf, saya datang ke sini dengan tiba-tiba. Saya Nindy, kakaknya Daniel, pacar kamu”
Oni pun tersentak kaget mendengar nama Daniel. Inikah jawaban dari pertanyaannya? “Daniel di mana? Kenapa dia tidak mengingatku? Ada apa dengannya?” air matanya luruh perlahan dan terus membanjiri pipinya.

Nindy mengusap punggung Oni untuk mencoba menenangkannya. “Selama ini dia di luar negeri untuk menjalani pengobatan. Dia mengidap kanker otak. Dan sekarang dia kembali ke sini karena dokter telah angkat tangan”

Bagaikan tersambar petir ribuan volt, Oni mematung tak percaya dengan pendengarannya. Kekasihnya itu... Pelanginya itu perlahan akan memudar dan kehilangan warna.

“Dia sempat bercerita bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai pacarnya. Maaf jika dia tidak ingat pada hubungan kalian, namun yakinilah cintanya itu tetap ada dan terus tumbuh. Saya ingin Daniel bahagia di saat-saat terakhirnya, kamu mau membantu?”

Dengan cepat Oni menganggukan kepalanya untuk menyatakan persetujuannya. Dan tepat saat itu juga, hari baru dimulai.

###

Beberapa bulan terakhir dalam hidup Daniel.

Oni senantiasa menemani detik demi detik yang berjalan seiring dengan kepedihan yang semakin mendalam. Waktu yang barjalan menakutkan, namun harus tetap dijalani dengan segaris senyuman. Hadir sebagai sahabat yang memberi limpahan semangat dan cucuran harapan untuk orang yang tersayang. Hingga saatnya tiba…

Suasana haru di pemakaman terlihat amat jelas. Sekumpulan orang-orang berpakaian hitam tertunduk berdoa dengan khusyuk. Mengantar jasad Daniel ke tempat peristirahatan terakhirnya. Hukum alam, setiap yang bernyawa pasti akan mati. Percuma menangisi kepergiannya, karena manusia tak kuasa mengubah takdir hidup dan mari. Oni terdiam tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Sebutir air mata menetes di balik kacamata hitamnya. Satu persatu para pelayat itu pergi meninggalkan pemakaman, hanya tertinggal Nindy dan Oni.

“Kamu kuat, jangan menangis. Karena Daniel pasti akan ikut bersedih” ucap Nindy meguatkan Oni. Butuh waktu sendiri untuk meredam pukulan berat itu, Nindy pun mengerti dan kemudian meninggalkan Oni yang masih terdiam di sana.
Karangan bunga yang sedaritadi digenggamnya itu pun akhirnya dia letakkan di atas pusara sang kekasih. Karangan bunga yang cantik dengan satu catatan kecil yang tersemat di antaranya:

Kata akhir itu memang ada, namun kata itu tak akan muncul pada kisah manis yang kita jalani ini.

Tak kuasa terbawa suasana, Oni memalingkan perhatiannya ke pemandangan di sebelah kanannya. Jauh di sana, terlihat Daniel yang berdiri dan tersenyum memandangnya. Dibukanya kacamata hitamnya itu untuk memperjelas apa yang dilihatnya, namun Daniel telah menghilang. Senyuman terakhir dari Daniel yang dapat dilihatnya.


created by Yuliana Bakti Pertiwi


Puisi dan Prosa

PROSA BARU

Sahabatku

Betapa enak menjadi orang kaya. Semua serba ada. Segala keinginan terpenuhi. Karena semua tersedia. Seperti Iwan. Ia anak konglomerat. Berangkat dan pulang sekolah selalu diantar mobil mewah dengan supir pribadi.

Meskipun demikian ia tidaklah sombong. Juga sikap orang tuanya. Mereka sangat ramah. Mereka tidak pilih-pilih dalam soal bergaul. Seperti pada kawan kawan Iwan yang datang ke rumahnya. Mereka menyambut seolah keluarga. Sehingga kawan-kawan banyak yang betah kalau main di rumah Iwan.

Iwan sebenarnya mempunyai sahabat setia. Namanya Momon. Rumahnya masih satu kelurahan dengan rumah Iwan. Hanya beda RT. Namun, sudah hampir dua minggu Momon tidak main ke rumah Iwan.

“Ke mana, ya,Ma, Momon. Lama tidak muncul. Biasanya tiap hari ia tidak pernah absen. Selalu datang.”

“Mungkin sakit!” jawab Mama.

“Ih, iya, siapa tahu, ya, Ma? Kalau begitu nanti sore aku ingin menengoknya!” katanya bersemangat

Sudah tiga kali pintu rumah Momon diketuk Iwan. Tapi lama tak ada yang membuka. Kemudian Iwan menanyakan ke tetangga sebelah rumah Momon. Iamendapat keterangan bahwa momon sudah dua minggu ikut orang tuanya pulang ke desa. Menurut kabar, bapak Momon di-PHK dari pekerjaannya. Rencananya mereka akan menjadi petani saja. Meskipun akhirnya mengorbankan kepentingan Momon. Terpaksa Momon tidak bisa melanjutkan sekolah lagi.

“Oh, kasihan Momon,” ucapnya dalam hati,

Di rumah Iwan tampak melamun. Ia memikirkan nasib sahabatnya itu. Setiap pulang sekolah ia selalu murung.

“Ada apa, Wan? Kamu seperti tampak lesu. Tidak seperti biasa. Kalau pulang sekolah selalu tegar dan ceria!” Papa menegur

“Momon, Pa.”

“Memangnya kenapa dengan sahabatmu itu. Sakitkah ia?” Iwan menggeleng.

“Lantas!” Papa penasaran ingin tahu.

“Momon sekarang sudah pindah rumah. Kata tetangganya ia ikut orang tuanya pulang ke desa. Kabarnya bapaknya di-PHK. Mereka katanya ingin menjadi petani saja”.
Papa menatap wajah Iwan tampak tertegun seperti kurang percaya dengan omongan Iwan.

“Kalau Papa tidak percaya, Tanya, deh, ke Pak RT atau ke tetangga sebelah!” ujarnya.

“Lalu apa rencana kamu?”

“Aku harap Papa bisa menolong Momon!”

“Maksudmu?”

“Saya ingin Momon bisa berkumpul kembali dengan aku!” Iwan memohon dengan agak mendesak.

“Baiklah kalau begitu. Tapi, kamu harus mencari alamat Momon di desa itu!” kata Papa.

Dua hari kemudian Iwan baru berhasil memperoleh alamat rumah Momon di desa. Ia merasa senang. Ini karena berkat pertolongan pemilik rumah yang pernah dikontrak keluarga Momon. Kemudian Iwan bersama Papa datang ke rumah Momon di wilayah Kadipaten. Namun lokasi rumahnya masih masuk ke dalam. Bisa di tempuh dengan jalan kaki dua kilometer. Kedatangan kami disambut orang tua Momon dan Momon sendiri. Betapa gembira hati Momon ketika bertemu dengan Iwan. Mereka berpelukan cukup lama untuk melepas rasa rindu. Semula Momon agak kaget dengan kedatangan Iwan secara mendadak. Soalnya ia tidak memberi tahu lebih dulu kalau Iwan inginberkunjung ke rumah Momon di desa.

“Sorry, ya, Wan. Aku tak sempat memberi tahu kamu!”

“Ah, tidak apa-apa. Yang penting aku merasa gembira. Karena kita bisa berjumpa kembali!”

Setelah omong-omong cukup lama, Papa menjelaskan tujuan kedatangannya kepada orang tua Momon. Ternyata orang tua Momon tidak keberatan, dan menyerahkan segala keputusan kepada Momon sendiri.

“Begini, Mon, kedatangan kami kemari, ingin mengajak kamu agar mau ikut kami ke Bandung. Kami menganggap kamu itu sudah seperti keluarga kami sendiri. Gimana Mon, apakah kamu mau?” Tanya Papa.

“Soal sekolah kamu,” lanjut Papa, “kamu tak usah khawatir. Segala biaya pendidikan kamu saya yang akan menanggung.”

“Baiklah kalau memang Bapak dan Iwan menghendaki demikian, saya bersedia. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas kebaikan Bapak yang mau membantu saya.”

Kemudian Iwan bangkit dari tempat duduk lalu mendekat memeluk Momon. Tampak mata Iwan berkaca-kaca. Karena merasa bahagia.Akhirnya mereka dapat berkumpul kembali. Ternyata mereka adalah sahabat sejati yang tak terpisahkan. Kini Momon tinggal di rumah Iwan. Sementara orang tuanya tetap di desa. Selain mengerjakan sawah, mereka juga merawat nenek Momon yang sudah tua.


AKU INGIN

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat terucap
Kayu kepada api yang menjadikan abu

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan syarat yang tak sempat tersampaikan
Awan kepada hujan yang menjadikan tiada

Karya : Sapardi djoko darmono


PROSA LAMA
HIKAYAT SI MISKIN

Karena sumpah Batara Indera, seorang raja keinderaan beserta permaisurinya dibuang dari keinderaan sehingga sengsara hidupnya. Oleh sebab itu ia dikenal sebagai si Miskin. Setiap hari mereka berkeliling mencari rezeki di Negeri Antah Berantah di bawah pimpinan Maharaja Indera Dewa. Ke manapun mereka pergi selalu diusir penduduk dengan disertai penganiayaan. Malam hari mereka tidur di hutan dan siang harinya mereka berkeliling mencari rezeki. Ketika isterinya mengandung tiga bulan, ia menginginkan buah mangga yang ada di taman raja. Tapi Si Miskin menolaknya sehingga si isteri semakin keras menangisnya. Kemudian si Miskin menerima permintaannya, tetapi Si Miskin hanya membelikan buah mangga dari pasar sehingga ditolak oleh isterinya. Pada akhirnya dengan rasa takut dan terpaksa ia menghadap raja dan memohon mempelam. Setelah ia mendapatkannya, ia segera pulang dan memberikan mangga itu kepeda isterinya. Setelah tiba saatnya, lahirlah anak laki-laki pertama mereka yang diberi nama Marakarmah (anak di dalam kesukaran) dan diasuhnya dengan penuh kasih sayang.

Pada suatu hari ketika sedang menggali tanah si Miskin mendapat tajau yang penuh berisi emas yang tidak akan habis sampai ke anak cucunya. Dengan takdir Allah, di tempat itu berdirilah sebuah kerajaan komplit dengan perlengkapannya. Kemudian Si Miskin mengganti namanya menjadi Maharaja Indera Angkasa dan isterinya bernama Tuan Puteri Ratna Dewi. Dan negerinya diberi nama Puspa Sari. Tidak lama kemudian, lahirlah anak kedua mereka bernama Nila Kesuma.
Maharaja Indera Dewa menjadi iri hati atas kemasyhuran Negeri Puspa Sari dan kebaikan hati Raja Indera Angkasa. Ketika Maharaja Indera Angkasa mencari ahli nujum untuk meramalkan nasib putera-puterinya, Maharaja Indera Dewa memanfaatkan hal tersebut untuk menghancurkan Negeri Puspa Sari. Atas bujukan jahat Maharaja Indera Dewa, para ahli nujum mengatakan bahwa kelak Marakarmah dan Nila Kesuma akan mendatangkan celaka bagi orangtuanya. Maharaja Indera Angkasa percaya pada ramalan palsu tersebut dan dengan berat hati ia memerintahkan kedua puteranya pergi selama-lamanya. Sepeninggal putera-puterinya, Negeri Puspa Sari musnah terbakar dan Maharaja Indera Angkasa menjadi miskin kembali.

Sesampainya di tengah hutan, Marakarmah dan Nila Kesuma berlindung di bawah pohon beringin dan mereka menangkap seekor burung untuk dimakan. Ketika Marakarmah mencari api ke kempung, ia disangka seorang pencuri dan ia dipukuli orang banyak, kemudian dibuang ke laut. Nila Kesuma ditemu oleh Raja Mengindera Sari, putera mahkota Palinggam Cahaya, yang pada akhirnya menjadi isteri putera mahkota itu dan bernama Mayang Mengurai.

Nasib Marakarmah dilautan ia terus hanyut dan terdampar di pangkalan raksasa. Di sana ia bertemu dengan Cahaya Chairani (anak raja Cina) yang ditawan oleh raksasa. Mereka berdua mencoba melarikan diri dari pulau itu dengan menumpang sebuah kapal. Nahkoda kapal menginginkan cahaya Chairani sehingga ia mendorong Marakarmah kelaut, kemudian ia ditelan oleh ikan nun yang pada akhirnya terdampar di dekat rumah Nenek Kebayan. Atas petunjuk burung rajawali, Nenek Kebayan mengeluarkan Marakarmah dari perut ikan nun itu. Kemudian Marakarmah dijadikan anak angkat Nenek Kebayan.

Setiap hari Marakarmah membantu Nenek Kebayan menjual bunga yang akhirnya membuat ia bertemu kembali dengan iaterinya Cahaya Chairani. Karena cerita dari Nenek Kebayan tentang Raja Mangindera Sari, tahulah Marakarmah bahwa puteri yang ditemulan Raja Mangindera Sari itu adalah adiknya sendiri, kemudian ia menemui adiknya itu. Lalu ia membunuh nahkoda kapal yang jahat itu. Selanjutnya Marakarmah mencari ayah bundanya, dan dengan kesaktiannya ia menciptakan kembali kerajaan Puspa Sari seperti dahulu kala. Kemudian ia mengalahkan Negeri Antah Berantah, yang kemudian dipimpin oleh raja Bujangga Indera (saudara Cahaya Chairani). Akhirnya, Marakarmah pergi ke negeri mertuanya Mercu Indera dan menggantikan mertuanya itu menjadi Sultan Mangindera Sari menjadi raja di Palinggam cahaya.